Bendera Setengah Tiang di Gedung Putih, AS Hormati Wafatnya Paus Fransiskus

- Editor

Selasa, 22 April 2025 - 03:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bendera setengah tiang di Gedung Putih untuk menghormati Paus Fransiskus yang wafat. Trump dan Melania akan menghadiri pemakaman di Roma, ucapnya, Senin (21/4/2025) (Foto: Istimewa/ilustrasi).

Bendera setengah tiang di Gedung Putih untuk menghormati Paus Fransiskus yang wafat. Trump dan Melania akan menghadiri pemakaman di Roma, ucapnya, Senin (21/4/2025) (Foto: Istimewa/ilustrasi).

GASING WASHINGTON DC – Bendera Amerika Serikat (AS) dikibarkan setengah tiang di Gedung Putih dan di gedung-gedung federal di seluruh dunia sebagai bentuk penghormatan kepada Paus Fransiskus, yang wafat pada Senin pagi, 21 April 2025, di usia 88 tahun.

Keputusan untuk menurunkan bendera tersebut diumumkan langsung oleh Presiden Donald Trump, yang mengungkapkan rasa duka cita mendalam atas kehilangan pemimpin Gereja Katolik yang sangat dihormati itu.

Paus Fransiskus, yang dikenal karena kepeduliannya terhadap kaum miskin dan keberpihakannya pada isu-isu sosial, meninggal setelah berjuang melawan pneumonia ganda yang memburuk.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wafatnya Paus Fransiskus meninggalkan duka yang mendalam tidak hanya bagi umat Katolik, tetapi juga bagi banyak orang di seluruh dunia yang menghargai dedikasinya terhadap perdamaian, keadilan, dan kesederhanaan.

Baca Juga:  Ahli Waris WR Soepratman Tegaskan Indonesia Raya Sudah Jadi Milik Negara Sejak 1957

Dalam unggahannya di platform Truth Social, Presiden Donald Trump mengungkapkan rasa kehilangan yang besar dan memberikan penghormatan kepada Paus dengan mengatakan,

“Beristirahatlah dalam damai Paus Fransiskus! Semoga Tuhan memberkatinya dan semua yang mencintainya!” ucapnya, Senin (21/4/2025).

Dikabarkan, Trump, bersama dengan Ibu Negara Melania Trump, berencana untuk menghadiri pemakaman Paus Fransiskus di Roma, meskipun tanggal pemakaman tersebut belum diumumkan secara resmi.

Selain Trump, berbagai pemimpin dunia juga menyampaikan ucapan belasungkawa mereka.

Baca Juga:  Prabowo Subianto Dijadwalkan Berpidato di Sidang Umum PBB ke-80, September 2025

Presiden Joe Biden, yang juga seorang Katolik Roma, memuji Paus Fransiskus sebagai “pemimpin paling berpengaruh di zaman kita”.

Biden mengingatkan tentang nilai-nilai kemanusiaan yang selalu diperjuangkan oleh Paus Fransiskus, yang tidak hanya fokus pada gereja tetapi juga pada kesejahteraan umat manusia secara keseluruhan.

Tak hanya Presiden, beberapa anggota parlemen AS juga mengungkapkan rasa sedih mereka atas wafatnya Paus Fransiskus.

Menteri Luar Negeri Marco Rubio, yang juga seorang Katolik, menyampaikan bahwa dirinya bersama umat Katolik di seluruh dunia berdoa untuk ketenangan jiwa Paus dan untuk masa transisi di dalam Gereja Katolik.

Paus Fransiskus yang dikenal dengan kepemimpinannya yang rendah hati, terus berjuang demi memperjuangkan isu-isu sosial, hak-hak kaum migran, serta perlindungan terhadap lingkungan hidup.

Baca Juga:  Prabowo Subianto Dijadwalkan Berpidato di Sidang Umum PBB ke-80, September 2025

Melalui pendekatan yang lebih inklusif dan humanis, Paus Fransiskus telah meninggalkan jejak yang mendalam baik dalam Gereja Katolik maupun dalam kehidupan sosial global.

Setelah wafatnya Paus, dunia kini tengah mempersiapkan pemakaman yang akan dilaksanakan dengan penuh penghormatan, dan pemerintah AS mengirimkan perwakilan untuk hadir sebagai bagian dari prosesi tersebut.

Sementara itu, umat Katolik di seluruh dunia mendoakan Paus Fransiskus, mengenang segala kontribusinya yang luar biasa bagi kedamaian dunia dan umat manusia (*).

Arya | Editor: Yudi Kurniawan

Berita Terkait

Ahli Waris WR Soepratman Tegaskan Indonesia Raya Sudah Jadi Milik Negara Sejak 1957
Prabowo Subianto Dijadwalkan Berpidato di Sidang Umum PBB ke-80, September 2025
Wamenaker Immanuel Ebenezer Terjaring OTT KPK, Disita Uang Miliaran dan Puluhan Mobil Mewah
Kontroversi Joget DPR RI Usai Sidang MPR, Netizen: Rakyat Sengsara, Dewan Bergembira
Prabowo Cium Bendera Merah Putih pada Upacara HUT ke 80 RI
Bhayangkara FC vs PSM, Imbang 1-1 Dua Gol Tercipta Lewat Penalti
Meski Uang Suap Dikembalikan, KPK Pastikan Bupati Pati Sudewo Tetap Terancam Pidana
Kasus Kematian Prada Lucky: Jumlah Tersangka Anggota TNI Bertambah Jadi 20 Orang
Berita ini 22 kali dibaca
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Selasa, 26 Agustus 2025 - 08:48 WIB

Ahli Waris WR Soepratman Tegaskan Indonesia Raya Sudah Jadi Milik Negara Sejak 1957

Jumat, 22 Agustus 2025 - 09:17 WIB

Prabowo Subianto Dijadwalkan Berpidato di Sidang Umum PBB ke-80, September 2025

Rabu, 20 Agustus 2025 - 09:08 WIB

Kontroversi Joget DPR RI Usai Sidang MPR, Netizen: Rakyat Sengsara, Dewan Bergembira

Minggu, 17 Agustus 2025 - 13:26 WIB

Prabowo Cium Bendera Merah Putih pada Upacara HUT ke 80 RI

Sabtu, 16 Agustus 2025 - 23:48 WIB

Bhayangkara FC vs PSM, Imbang 1-1 Dua Gol Tercipta Lewat Penalti

Jumat, 15 Agustus 2025 - 12:20 WIB

Meski Uang Suap Dikembalikan, KPK Pastikan Bupati Pati Sudewo Tetap Terancam Pidana

Senin, 11 Agustus 2025 - 12:07 WIB

Kasus Kematian Prada Lucky: Jumlah Tersangka Anggota TNI Bertambah Jadi 20 Orang

Selasa, 5 Agustus 2025 - 02:55 WIB

Resmi Dilantik: Wali Kota dan Wakil Palopo, Naili–Ome Usung Semangat Kepemimpinan Bersih dan Merakyat

Berita Terbaru